Kamis, 13 Desember 2012

PEMBINAAN PRODUK HALAL, TINGKATKAN MAKANAN HALAL BAGI MASYARAKAT


  BLORA,- Adanya pengawasan makanan halal merupakan bentuk komitmen pelayanan untuk masyarakat, sehingga kualitas produk makanan oleh produsen dapat lebih  terjamin kehalalannya. Untuk itu, Kemenag Kabupaten Blora melalui bidang Urais melakukan pembinaan produk makanan halal bagi para pegawai di lingkungan KUA dan penyuluh yang diharapkan dapat disosialisasikan lebih lanjut pada masyarakat. Demikian diungkapkan oleh  Drs. H. Masfuin, M.Si dalam acara Sosialisasi Sertifikasi Produk Makanan Halal di aula Kankemenag Blora pada Kamis, 9 Agustus 2012. 

Pihaknya juga menyatakan bahwa produk makanan halal sangat penting karena memiliki dampak psikologis bagi rohani masyarakat, yakni makanan yang diolah dalam darah dihasilkan dari hasil olah proses yang halal sesuai syariah dan lebih  higienis. Dengan munculnya rekayasa genetika saat ini banyak perpaduan produk olahan yang belum teruji kehalalannya baik melalui proses maupun produk yang dihasilkan.Selain itu, penyembelihan hewan pun sudah seharusnya turut dipantau agar sesuai dengan syariat Islam dengan kualitas yang higienis. 

Untuk itu, Sekretaris MUI Blora tersebut juga berharap para penyuluh, maupun pegawai yang bersentuhan di masyarakat bisa mensosialisasikan pentingnya produk makanan halal sebagai bentuk peningkatan kualitas konsumen masyarakat muslim.
Masyarakat yang memproduksi makanan bisa mengajukan permohonan sertifikasi halal sesuai yang diatur dalam perundang undangan kepada LP POM MUI (Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia) yang mendapatkan rekomendasi dari kepala kankemenag setempat.

 Sementara itu, Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyatakan bahwa masyarakat  seharusnya mendapatkan makanan yang terjamin kehalalannya sehingga sangat penting untuk melakukan sertifikasi produk makanan halal tersebut sesuai prosedur yang ada.
 Dalam kesempatan tersebut juga diadakan peningkatan kualitas operator pengelola SIMKAH bagi KUA dari berbagai Kecamatan di Blora sehingga semua data bisa diolah melalui fasilitas teknologi untuk lebih mempercepat dan mempermudah pekerjaan.
Selain itu juga diselenggarakan kegiatan Penutupan Manasik Haji pada Senin, 27 agustus di Gedung Sasana Bhakti Blora, setelah adanya bimbingan manasik haji yang berjalan lancar dan tertib. Jamaah haji yang akan berangkat pada tahun ini mengikuti kegiatan manasik dengan penuh semangat, yang dibimbing oleh Ketua MUI Blora, KH Muharor Ali, KH Ishad Shofawi, H. Zaki dan didampingi oleh calon petugas kloter.
Dalam Sambutannya, Kepala Kankemenag Blora, Drs.H. Tri Hidayat menyampaikan semoga manasik haji yang  diikuti oleh jamaah bisa dijalankan dengan baik serta perlunya menjaga kesehatan supaya nanti lancar ibadahnya.

 Menurut Kasi Haji dan Umroh, Drs. Larpin pada tahun ini Biaya pelunasan Ibadah Haji (BPIH) ada kenaikan karena beberapa sebab , antara lain karena adanya renovasi pemondokan sekitar masjidil harom  mengalami pembongkaran sehingga pemondokan lebih  jauh, harga Bahan bakar pesawat (artur) juga naik, serta nilai tukar rupiah terhadap dollar naik dibanding tahun lalu. 

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan pemberangkatan  kegiatan ibadah haji hendaknya para calon  jamaah haji  melaksanakan ibadah haji diniati dengan keikhlasan , dilandasi keimanan dengan mengharapkan Ridho Allah sehingga menjadi haji yang mabrur serta  tetap menjaga akhlakul karimah selama menjalankan ibadah haji. 

Acara halal bihalal pun juga digelar baik oleh lingkungan Kankemenag Blora yang dipimpin oleh Kakankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat serta oleh Dharwa Wanita Kemenag Blora dipimpin Ny. Sulati Tri Hidayat sebagai sarana bersilaturahim dan  saling memaafkan.
Begitu pula digelar Halal bihalal Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) daerah Blora pada Senin, 10 September yang dihadiri oleh ketua Pusat IPHI, Drs. Kurdi Mustofa, MM. Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyatakan semoga IPHI bisa menjadi sarana silaturahim bagi jamaah haji  sebelum dan paska haji serta  bersinergi dengan pemerintah dan programnya bisa membawa manfaat bagi kemaslahatan umat. (ima)