(Galeri Foto ) DOKUMEN KEGIATAN ( utk menghentikan foto arahkan mouse)

DSC_0067 DSC_0095 DSC_0020 DSC_0201 DSC_0055 kakanwil meresmikan 1 DSC01626 100_3470 100_3721 100_3566 100_3686 100_3349 DSC00340

Kamis, 13 Desember 2012

PEMBINAAN PRODUK HALAL, TINGKATKAN MAKANAN HALAL BAGI MASYARAKAT


  BLORA,- Adanya pengawasan makanan halal merupakan bentuk komitmen pelayanan untuk masyarakat, sehingga kualitas produk makanan oleh produsen dapat lebih  terjamin kehalalannya. Untuk itu, Kemenag Kabupaten Blora melalui bidang Urais melakukan pembinaan produk makanan halal bagi para pegawai di lingkungan KUA dan penyuluh yang diharapkan dapat disosialisasikan lebih lanjut pada masyarakat. Demikian diungkapkan oleh  Drs. H. Masfuin, M.Si dalam acara Sosialisasi Sertifikasi Produk Makanan Halal di aula Kankemenag Blora pada Kamis, 9 Agustus 2012. 

Pihaknya juga menyatakan bahwa produk makanan halal sangat penting karena memiliki dampak psikologis bagi rohani masyarakat, yakni makanan yang diolah dalam darah dihasilkan dari hasil olah proses yang halal sesuai syariah dan lebih  higienis. Dengan munculnya rekayasa genetika saat ini banyak perpaduan produk olahan yang belum teruji kehalalannya baik melalui proses maupun produk yang dihasilkan.Selain itu, penyembelihan hewan pun sudah seharusnya turut dipantau agar sesuai dengan syariat Islam dengan kualitas yang higienis. 

Untuk itu, Sekretaris MUI Blora tersebut juga berharap para penyuluh, maupun pegawai yang bersentuhan di masyarakat bisa mensosialisasikan pentingnya produk makanan halal sebagai bentuk peningkatan kualitas konsumen masyarakat muslim.
Masyarakat yang memproduksi makanan bisa mengajukan permohonan sertifikasi halal sesuai yang diatur dalam perundang undangan kepada LP POM MUI (Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia) yang mendapatkan rekomendasi dari kepala kankemenag setempat.

 Sementara itu, Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyatakan bahwa masyarakat  seharusnya mendapatkan makanan yang terjamin kehalalannya sehingga sangat penting untuk melakukan sertifikasi produk makanan halal tersebut sesuai prosedur yang ada.
 Dalam kesempatan tersebut juga diadakan peningkatan kualitas operator pengelola SIMKAH bagi KUA dari berbagai Kecamatan di Blora sehingga semua data bisa diolah melalui fasilitas teknologi untuk lebih mempercepat dan mempermudah pekerjaan.
Selain itu juga diselenggarakan kegiatan Penutupan Manasik Haji pada Senin, 27 agustus di Gedung Sasana Bhakti Blora, setelah adanya bimbingan manasik haji yang berjalan lancar dan tertib. Jamaah haji yang akan berangkat pada tahun ini mengikuti kegiatan manasik dengan penuh semangat, yang dibimbing oleh Ketua MUI Blora, KH Muharor Ali, KH Ishad Shofawi, H. Zaki dan didampingi oleh calon petugas kloter.
Dalam Sambutannya, Kepala Kankemenag Blora, Drs.H. Tri Hidayat menyampaikan semoga manasik haji yang  diikuti oleh jamaah bisa dijalankan dengan baik serta perlunya menjaga kesehatan supaya nanti lancar ibadahnya.

 Menurut Kasi Haji dan Umroh, Drs. Larpin pada tahun ini Biaya pelunasan Ibadah Haji (BPIH) ada kenaikan karena beberapa sebab , antara lain karena adanya renovasi pemondokan sekitar masjidil harom  mengalami pembongkaran sehingga pemondokan lebih  jauh, harga Bahan bakar pesawat (artur) juga naik, serta nilai tukar rupiah terhadap dollar naik dibanding tahun lalu. 

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan pemberangkatan  kegiatan ibadah haji hendaknya para calon  jamaah haji  melaksanakan ibadah haji diniati dengan keikhlasan , dilandasi keimanan dengan mengharapkan Ridho Allah sehingga menjadi haji yang mabrur serta  tetap menjaga akhlakul karimah selama menjalankan ibadah haji. 

Acara halal bihalal pun juga digelar baik oleh lingkungan Kankemenag Blora yang dipimpin oleh Kakankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat serta oleh Dharwa Wanita Kemenag Blora dipimpin Ny. Sulati Tri Hidayat sebagai sarana bersilaturahim dan  saling memaafkan.
Begitu pula digelar Halal bihalal Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) daerah Blora pada Senin, 10 September yang dihadiri oleh ketua Pusat IPHI, Drs. Kurdi Mustofa, MM. Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyatakan semoga IPHI bisa menjadi sarana silaturahim bagi jamaah haji  sebelum dan paska haji serta  bersinergi dengan pemerintah dan programnya bisa membawa manfaat bagi kemaslahatan umat. (ima)

»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 19 Juli 2012

MANASIK HAJI BLORA, SEBAGAI SARANA BEKALI IBADAH HAJI


BLORA,
Bimbingan Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Blora pada Senin, 16 Juli 2012 di gedung Sasana Bhakti, Alun alun dan masjid Baitunnur Blora berlangsung lancar, khidmat  dan tertib. Sekitar 684 jamaah haji yang akan berangkat pada tahun ini mengikuti kegiatan manasik dengan penuh semangat, yang dibimbing oleh Ketua MUI Blora, KH Muharor Ali, KH Ishad Shofawi, H. Zaki dan didampingi oleh calon petugas kloter.
Acara yang dihadiri oleh seluruh calon jamaah Haji tahun ini, Kepala kankemenag Blora, para calon petugas Kloter baik TPHI, TPIH dan TKHI tersebut memberikan bekal bagi para calon jamaah haji tentang materi yang diperlukan dalam melakukan ibadah haji, baik teori maupun praktek mulai dari pemberangkatan, ketika beribadah haji di tanah suci Mekkah, di Arab Saudi sampai kembali pulang.
Dalam Sambutannya, Kepala kankemenag Blora, Drs.H. Tri Hidayat menyampaikan kepada para calon jamaah haji untuk mengikuti pelaksananaan kegiatan praktek manasik dengan sebaik baiknya yang perlu disinkronkan dengan bimbingan manasik yang diikuti jamaah baik dilaksanakan sendiri oleh masyarakat melalui KBIH masing masing maupun oleh Kementerian Agama baik di tingkat Kecamatan (KUA)  maupun Kabupaten.
Selain itu, calon jamaah hendaknya perlu bersabar menunggu Keppres tentang pelunasan pembiayaan Haji dan yang terpenting adalah untuk selalu menjaga kesehatan sebaik baiknya, mempersiapkan dana, dan persyaratan lainnya yang dibutuhkan nanti di bank.
 Menurut Kasi Haji dan Umroh, Drs. Larpin pada tahun ini Biaya pelunasan Ibadah Haji (BPIH) ada kenaikan berkisar 20 jt an karena beberapa sebab , antara lain karena biaya pemondokan sekitar masjidil harom  mengalami pembongkaran sehingga pemondokan lebih  jauh, biaya penerbangan harga Bahan bakar pesawat juga naik, serta nilai tukar dollar naik dibanding tahun lalu.
Selain itu, pihaknya juga berharap dengan pemberangkatan  kegiatan ibadah haji hendaknya para calon  jamaah haji  mensyukuri kesempatan dari Allah tersebut, senantiasa melaksanakan ibadah haji diniati dengan keikhlasan , dilandasi keimanan dengan mengharapkan Ridho Allah sehingga menjadi haji yang mabrur serta  tetap menjaga akhlakul karimah selama menjalankan ibadah haji. (ima)
»»  Baca Selengkapnya...

Kamis, 07 Juni 2012

ROADSHOW TIM BADKO TPQ JATENG, UPAYA TINGKATKAN PENGEMBANGAN TPQ


 BLORA,
Pengembangan Taman Pendidikan AlQuran (TPQ) sebagai sarana Pembelajaran dengan pengembangan kurikulum PAUD yang bernilai Plus, yakni mengedepankan pemahaman terhadap membaca, menulis dan mengamalkan Alquran sejak dini adalah hal yang mutlak diperlukan dewasa ini sebagai dasar bagi pendidikan anak lebih lanjut,  untuk itu perlu digalakkan pendirian PAUD berbasis TPQ sesuai keputusan Mendiknas yang mampu mandiri dan bisa bersaing  dengan PAUD lainnya. Demikian diungkapkan oleh ketua Umum Badko TPQ Jateng, H. Ateng Ghozali, M.Si dalam acara Roadshow Badko TPQ Jateng di aula Kankemenag Kabupaten Blora, Selasa, 5 Juni 2012.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa sarana prasarana untuk pengembangan TPQ diharapkan akan didukung oleh Pemkab Blora, DPRD dan Masyarakat.  Begitu pula dalam  pengembangan metode mengajar nanti akan dikoordinir oleh Badko TPQ Kabupaten dengan mengadakan diklat bagi Ustadz dan ustadazah TPQ se-Kabupaten Blora. Pihaknya juga menekankan adanya upaya sosialisasi ke masyarakat untuk memberikan motivasi putra putrinya untuk mau bersekolah di TPQ terdekat.

Hadir dalam kesempatan tersebut tim  Badko TPQ jateng lainnya,H. Multazam, M.Ag, Totok, S.Pd, Kepala kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat, Bupati Blora yang diwakili Kabag Kesra, Hariyanto, S.IP, Bappeda, Endro, Dsisikpora oleh Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI), Drs. H. Ainurrrofiq,M.Si,  Kasi Penamas, Drs. Ach. Mucharom, Kasi Mapenda, Drs. H. Parmono,M.PdI, Kasi  Peka Pontren Fathul Himam, S.Ag, MPdI beserta jajaran pengurus Badko TPQ Kabupaten yang diketuai oleh H. Moh, Thoha dan pengurus Badko TPQ Kecamatan.
Dalam sambutan yang dibacakan Kabag Kesra pemkab Blora, Hariyanto, S.IP, Bupati menyatakan sangat memberikan respon positif bagi pengembangan TPQ sebagai wahana  penanaman pendidikan AlQuran sejak dini dan akan berusaha untuk membantu dan memberikan dukungan melalui pendanaan APBD sesuai proporsinya. Hal senada diungkapkan oleh anggota DPRD, Hj. Chanifah bahwa DPRD akan mendukung pengembangan TPQ ke depan dan melaksanakan program yang telah dijalin salama ini dengan baik. Pihaknya juga menyatakan selamat atas keberhasilan Blora meraih juara I dalam lomba MHQ tingkat Propinsi untuk kategori Tafsir bahasa Arab Putra yang diraih Eko Edi Susilo, santri dari ponpes Rohmah Al Falah, Cepu Blora.
Sementara itu, Ketua panitia Roadshow, Nuril Asrori, M.Hum juga menyampaikan bahwa pengurus Badko TPQ Kabupaten berharap kegiatan seperti ini akan sering dilaksanakan untuk memberikan motivasi kinerja bagi pengembangan TPQ di Tingkat kabupaten untuk dilanjutkan ke tingkat Kecamatan. Pihaknya juga menginformasikan akan diadakan wisuda bagi santriwan dan Santriwati TPQ setelah dilaksanakannya diklat bagi ustadz dan ustadzah.
Selain itu, Blora juga berhasil meraih juara pertama Pentas Seni pada kemah Pelajar Santri dan kasi Pekapontren, Fathul Himam berharap aka nada upaya peningkatan prestasi yang lebih baik lagi karena perkemahan sebagai sarana meningkatkan kemandirian, kerjasama dan kedisiplinan bagi santri. (Ima)
»»  Baca Selengkapnya...

Selasa, 05 Juni 2012

LOMBA MHQ PROVINSI, BLORA RAIH JUARA PERTAMA


BLORA,
Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren ke 9 yang berlangsung pada tanggal 28 sampai 30 Mei 2012 lalu di Slawi-Tegal membuahkan hasil yang membanggakan bagi Kabupaten Blora, dengan diraihnya juara pertama pada lomba Mufassir Bahasa Arab Putra. Eko Edi Susilo, santri dari ponpes Rohmah Al Falah, Cepu Blora berhasil menyandang gelar juara setelah menyisihkan saingan peserta dari seluruh Jawa Tengah yang berjumlah sekitar 350 orang, dari perwakilan masing masing Kabupaten sebanyak 6 peserta.

Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyatakan sangat apresiatif atas kemenangan kontingen Blora dalam lomba MHQ tersebut, sebagai sarana untuk meningkatkan perstasi yang lebih baik lagi dalam pemahaman Alquran dan semoga bisa terus meningkat dalam berbagai even lainnya. Melalui kegiatan kegamaan seperti ini akan akan terjalin silaturahim dan solidaritas antar pesantren serta mendidik generasi yang mencintai, memahami dan menghayati Alquran.

Sementara itu, Kasi Penamas Kankemenag Blora,Drs. H. Ach. Mucharom juga berharap  kegiatan tersebut bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama Kabupaten karena berpotensi untuk membawa nama baik Kabupaten di tingkat Propinsi maupun Nasional apalagi jika terdapat pembinaan dan seleksi rutin dari berbagai pesantren pada tingkat Kabupaten akan banyak memunculkan bibit santri dan peserta yang berprestasi di bidang Hifdzil Quran.

Lebih lanjut Kasi penamas menyatakan diperlukan adanya  persiapan pada Musbaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar yang akan diselenggarakan pada 4-7 September di Asrama Haji Donohudan , Solo dan Seleksi  Tilawatil Quran (STQ) pada 11-14 September di Kabupaten Karanganyar. “kita akan mempersiapkan sebaik baiknya kegiatan tersebut dan berharap dukungan berbagai pihak mulai tingkat Kabupaten sehingga akan lebih optimal lagi baik penjaringan peserta maupun pelaksanaan di tingkat provinsi dan nasional” tutur nya serius.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Kesra Pemkab Blora, Hariyanto,S.IP menyatakan bahwa prestasi tersebut membawa nama baik Kabupaten Blora dan Pemkab Blora akan mendukung kegiatan tersebut pada tahun mendatang serta lebih mengintensifkan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut.

Dalam perlombaan lain, Blora juga berhasil mencapai juara II Lomba kategori keluarga sakinah tingkat Karisidenan yang diraih oleh Keluarga Drs. H. Mahmud Yunus dan Hj. Sumarwiyah dari dukuh Grogol Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung Blora.

Sementara dalam kesempatan terpisah juga dilaksanakan pembinaan bagi penyuluh agama Non PNS se Kabupaten Blora oleh Kasi Penamas kemenag Blora dan bedah buku oleh mahasiswa yang bertemakan tentang “Menerawang Sisi lain perilaku shalat dalam upaya menjadikan sholat sebagai kebutuhan dasar yang melekat”  dengan salah satu Narasumber dari Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat.  (ima)

Foto : pembinaan bagi penyuluh agama Islam Non PNS oleh Kasi penamas Blora, Drs. H. Ach. Mucharom

»»  Baca Selengkapnya...

DDTK, SARANA TINGKATKAN KUALITAS KERJA DAN SDM PEGAWAI


Blora,

Untuk memperoleh  predikat kemenag yang Wajar Tanpa pengecualian (WTP) dibutuhkan pengelolaan SDM yang professional dalam bidang administrasi  keuangan, maka pelatihan bagi para pegawai adalah sarana yang berpotensi untuk mewujudkan tenaga yang memahami pengelolaan anggaran. Selain itu, peran guru dalam dunia pendidikan sangat signifikan untuk mencerdaskan anak bangsa maka perlu upaya pembelajaran inovatif terutama dengann  adanya Penillitian  Tindakan kelas (PTK), serta pengawasan yang optimal dari pengawas maupun Kepala sekolah. Oleh karena itu, Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) yang disampaikan Balai Diklat Keagamaan Jateng perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan para pegawai di lingkungan Kemenag. Demikian disampaikan oleh Rr Sri Suakarni Katamwati, S.Pd,MM sebagai Widyaiswara  dalam pembukaan DDTK pada 22-28 Mei 2012 di MTS N jepon Blora.
Kepala Kankemenag Kab. Blora,Drs. H. Tri Hidayat melalui Kasubag TU, Drs. H. Dwiyanto, M.Ag juga berpesan bagi para peserta untuk selalu menjalankan tugasnya dengan maksimal, memiliki sikap yang selalu menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas (PDLT), mengerjakan sesuatu pekerjaan sedikit demi sedikit sehingga beban pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik, menyeimbangkan antara pengeluaran dan penerimaaannya dalam kehidupan.
Beliau juga berpesan hendaknya diklat ini bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan fungsi pelayanan public bagi pegawai dalam administrasi keuangan serta peningkatan kualitas pendidikan.
 Peserta DDTK yang dilaksanakan selama 4 hari tersebut berasal dari para staf pegawai Kemenag Blora,staf KUA, Guru PAI dan pengawas serta  kepala Sekolah MI yang berjumlah sekitar 90 orang dan mendapatkan materi tentang administrasi keuangan, Penelitian Tindakan kelas (PTK) dan Penilaian Kinerja Guru.
Kepala teknis yang mewakili Kepala  Balai Diklat Keagamaan Semarang, Drs. H. Suwardi, S.Ag, M.Si juga  berharap diklat ini bisa diterapkan ilmunya di wilayah kerja masing masing sehingga kualitas kerja bisa lebih meningkat dan bermanfaat bagi pelayanan masyarakat maupun para peserta didik di sekolahnya. (Ima)
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, 09 Mei 2012


PERJUANGAN DAKWAH PENYULUH  SEPANJANG  HIDUP


Blora,
Penyuluh mempunyai peran yang besar bagi perkembangan dakwah agama di berbagai daerah, maka secara kualitatif pengabdian dan perjuangan penyuluh untuk menebarkan kebaikan bagi umat selalu berlaku sepanjang hidupnya dan tak mengenal putus. “Untuk itu peran yang mulia dari para penyuluh sangat kami apresiasi dan semoga lebih meningkat bagi pencerahan umat di masa depan” ungkap Kasi Penamas Kankemenag Kabupaten Blora, Drs. H. Achmad Mucharom  dalam sambtannya pada Rabu, 9 Mei 2012 di aula Gedung NU Blora.
Sebanyak 232 penyuluh honorer  Non PNS se Kabupaten Blora hadir dalam acara Pembinaan Penyuluh Non PNS untuk dibekali tentang urgensi dan peran penyuluh dalam mencerdaskan umat terutama dalam menebarkan amar makruf nahi mungkar di tengah era globalisasi yang sarat dengan berbagai problematika dewasa ini.
Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, KH Mufidz yang memberikan motifasi bagi para penyuluh dalam menjalankan fungsinya dengan tetap memegang teguh pilar agama seperti Taat, sabar, Syukur dan Ridho terhadap takdir Allah. Meskipun sulit namun harus diniati untuk bisa menjadi manusia yang sempurna dimana  kehidupan akhiratnya lebih diutamakan daripada kehidupan duniawinya. Selain itu, keluarga juga harus dibangun sebagai pendukung dalam aktivitas dakwah di masyarakat. Maka Melalui sikap insan kamil yang melekat dalam diri penyuluh tersebut akan menjadi bekal  bagi terwujudnya masyarakat yang senantiasa  menjunjung tinggi ajaran dan nilai nilai Islam serta pembimbing moral dan akhlak yang baik untuk menjadi Negara yang “Baldatun Thoyyiban Wa Rabbun Ghofur”. Para penyuluh mengikuti acara penuh dengan antusias dan memberikan laporan kegiatan penyuluhan di daerah binaannya masing masing sebagai bentuk pengabdiannya di tengah masyarakat. (ima)

»»  Baca Selengkapnya...

AJARKAN BERTOLERANSI  MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME


BLORA,
Adanya gerakan radikalisme yang telah  merambah ke dunia pendidikan hendaknya perlu diwaspadai bersama, sehingga budaya kekerasan tidak semakin mewarnai pola pikir anak didik. Untuk itu, diperlukan sikap menegakkan perdamaian antar sesama di lingkungan sekolah yang perlu diajarkan oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendidikan Multikultural. Demikian sambutan yang diungkapkan oleh Ketua panitia Seminar  Pendidikan yang diselenggarakan oleh MGMP PAI tingkat SMA/MA/SMK, Drs. Masngud, M.Pd  di aula Kementerian Agama Blora pada Senin,7 Mei 2012.
Acara seminar yang bertema  “Pendidikan Agama Berbasis Multikultural”  tersebut dihadiri oleh Guru PAI tingkat SMA sebanyak 25 orang, SMK 40 orang dan MA 8 orang, pengawas 2, dan undangan lainnya dengan sponsor dari penerbit Erlangga.
Pada acara pembukaan, Kepala Kankemenag Blora Drs. H. Tri Hidayat melalui Kasubag TU, Drs. H Dwiyanto, M.Ag menyatakan dewasa ini pendidikan di Blora sudah seharusnya menjunjung tinggi perbedaan dengan kebersamaan dan selalu menjaga kekompakan, sehingga mampu meminimalisir konflik yang terjadi terutama yang bermuatan agama.Guru PAI mempunyai peran yang besar dalam memberi bekal siswa untuk bersikap toleran di tengah arus globalisasi, serta bisa meminimalisasi efek negatif kepentingan berbagai pihak yang memperburuk citra Islam. Oleh karena itu, perlu ditanamkan pula tentang kearifan, pemahaman keragaman, dan persaudaraan untuk mewujudkan masyarakat harmonis dalam berbangsa dan bernegara dan pendidikan merupakan strategi jitu untuk menanamkan nilai nilai tersebut sejak dini. “selain itu, adanya karnaval budaya akhir akhir ini perlu dicermati seksama, supaya siswa tidak tertanam bdaya yang  menyimpang jauh  dari ajaran Islam” ujarnya serius. Pihak Kemenag Blora cukup apresiatif dengan adanya acara seminar tersebut untuk memberikan wawasan pendidikan multikulturalisme bagi guru PAI di Blora.  
Sementara itu, Pembina pendamping MGMP PAI SMA/SMK Kabupaten Blora, Drs. Ali Rozaq, M.PdI mendukung upaya MGMP PAI untuk terus meningkatkan berbagai model pembelajaran dan peningkatan pemahaman yang luas sehingga ajaran Islam bisa dipahami secara baik dan benar bagi generasi yang akan datang.
Seminar yang menghadirkan narasumber  dosen Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Abdul Munip, M.Ag itu mengupas tuntas tentang urgensi pendidikan multicultural karena realitas di daerah terjadi beragam agama, ekonomi, jenis kelamin, sosial, budaya sehingga perlu ditanamkan pada siswa untuk belajar hidup dalam perbedaan, membangun aspek saling percaya, pengertian, saling menghargai, terbuka dalam berfikir, dan rekonsiliasi konflik. Maka semangat multikulturalisme seharusnya mewarnai semua aktifitas pembelajaran agama Islam melalui kurikulum, metode pembelajaran, dan aktifitas di luar kelas melalui penanaman nilai kebersamaan, tenggang rasa, kasih saying, tolong menolong dan rela berkorban. Namun demikian, adanya pendidikan tersebut jangan sampai terjebak pada kehilangan ajaran  agama dan budaya sendiri, sinkritisme agama, penerimaan budaya tertentu yang tidak sesuai dengan agama dan budayanya sendiri  serta perlu pemahaman Agama secara sempurna sehingga makana jihad dan toleransi bisa dipahami secara luas. (Ima)

»»  Baca Selengkapnya...